Tak disangka, ia mendapat 30 pesanan awal. Yakin bahwa sepeda Brompton-nya laku, Ritchie tak hanya memproduksi 30, melainkan 50 unit sekaligus. Terbukti, dalam waktu 1,5 tahun sepeda-sepeda Brompton edisi permulaan itu habis terjual.

“Itu adalah awal kerja keras yang menyenangkan. Ada saya dan satu karyawan yang semuanya mengelas. Itu sangat tidak efisien, tapi itu impas,” ungkap Ritchie seperti ditulis The Guardian.

Baca Juga: Rokit Made Akuisisi Perusahaan Penyewaan Sepeda Spinlister

Sejak itulah sepeda Brompton menorehkan kesuksesan. Pesanan demi pesanan berdatangan. Pada 1987, sepeda Brompton meraih Best Product Award dari ajang Cyclex di Olympia, London.

Deretan sepeda Brompton di Brompton Junction.

Kesuksesan lainnya, Ritchie mendapatkan investor yang jauh lebih besar. Pada 1988, Ritchie mendapat pendanaan senilai £40.000 dari Julian Vereker, pendiri Naim Audio, produsen hi-fi yang berbasis di Salisbury, kota katedral abad pertengahan di wilayah selatan Wiltshire, Inggris.

Dana itu kemudian dipakainya untuk membuka pabrik sepeda Brompton di Brentford, London Barat. Pabrik yang lebih serius dan benar-benar bisa dibilang pabrik dibanding bengkel yang memanfaatkan kamar di flat sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here