Siskiu T, salah satu seri sepeda yang dirilis Polygon pada 2020.

Polygon atau Polygon Bikes diproduksi oleh PT Insera Sena, pemanufaktur sepeda terbesar di Indonesia yang didirikan Soejanto Widjaja di Sidoarjo, Jawa Timur, pada 1989.

Menyadari besarnya potensi pasar sepeda di dunia, sejak awal Polygon tidak hanya ditujukan untuk pasar lokal, tetapi juga pasar global, terutama di Asia Tenggara.

Di balik semua itu, Polygon memiliki tim andal yang disebut Ripple Coalition Team, yang meliputi engineers, designeers, creative thinkers, dan rides dari berbagai negara.

Polygon memproduksi rangka (frame) sepeda berbahan baja (steel) dan aluminium. Dalam proses produksinya, Polygon menitikberatkan pada tiga aspek, yakni inovasi, otentifikasi, dan kualitas.

Inovasi teknologi Polygon yang diakui dunia, salah satunya adalah Floating Suspension System. Saat ini, inovasi yang meraih beragam penghargaan global itu telah memasuki generasi ketiga.

Kini, Polygon sudah mendistribusikan sepedanya ke 500 outlet di 33 negara.

Pada 1997, Polygon memperkuat jalur distribusinya di dalam negeri dengan membuka jaringan toko sendiri bernama Roda Lintas Khatulistiwa atau yang lebih populer disebut Rodalink. Rodalink menjual sepeda, suku cadang, dan aksesori merek Polygon.

Pada 2007, Polygon memperluas pasarnya ke Australia, lalu ke Eropa dengan markasnya di Jerman pada 2011. Tiga tahun kemudian, tepatnya 2014, Polygon berkembang pesat dan membuka pasarnya di Amerika Serikat.

Berdasarkan data perusahaan, Polygon—yang memasarkan jenis sepeda antara lain Mountain Bikes, Road Bikes, Urban Bikes, BMX Bikes, dan Youth Bikes—kini sudah terdistribusi di lebih dari 500 outlet yang tersebar di 33 negara.[/]

Gobar Yuk TV, Gowes Bareng Bikin Seneng

 

Sobat gobar, tonton dan subscribe video-video gobar (gowes bareng) kami di YouTube Channel: Gobar Yuk TV, ya! Terima kasih.

Gobar Yuk TV, A Member of TechnoBusiness Media

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here